Contoh Konkrit Guru Profesional dalam Mendidik



Sebelum kita masuk pada contoh konkrit guru profesional dalam mendidik, kita lihat dulu seperti apakah kriteria guru sehingga bisa disebut guru profesional.

Bagaimana guru yang profesional itu?

Guru yang profesional adalah guru yang menguasai empat kompetensi guru, yaitu:

1.    Kompetensi profesional

Menguasai kompetensi profesional berarti menguasai bidang profesi. 

Misalnya guru mata pelajaran kewarganegaraan, maka harus menguasai materi pelajaran kewarganegaraan.

2.    Kompetensi pedagogik

Menguasai kompetensi pedagogik berarti menguasai bidang ilmu kependidikan. Seperti teori belajar, teori mengajar, membuat perangkat pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. 

3.    Kompetensi kepribadian

Menguasai kompetensi kepribadian berarti memiliki kepribadian yang baik sesuai dengan profesi guru. Memiliki kepribadian yang pantas digugu dan ditiru.

4.    Kompetensi sosial

Menguasai kompetensi sosial berarti berinteraksi dengan baik terhadap lingkungan, terhadap peserta didik, sesama guru, dan semua yang bekerja di lingkungan sekolah, serta masyarakat sekitar dan wali peserta didik.

Kemudian seperti apa contoh konkrit seorang guru yang profesional dalam mendidik. Berikut penjelasan contohnya.

Contoh konkrit guru profesional dalam mendidik:

Ada seorang guru mata pelajaran kewarganegaraan. 

Ia adalah guru yang sangat menguasai mata pelajaran kewarganegaraan. 

Mau ditanya apa pun tentang kewarganegaraan ia pasti tahu.

Ketika mengajar, semua peserta didik senang. Peserta didik cepat paham apa yang dijelaskan oleh guru tersebut. 

Guru tersebut piawai dalam mengelola kelas. Kreatif dalam mengajar. Penuh inisiatif. 

Hasil belajar peserta didiknya sangat baik. 

Bahkan banyak yang mendapat penghargaan tingkat nasional di mata pelajaran kewarganegaraan. 

Setiap ia mendidik nyaris bisa dikatakan sempurna. Hasilnya sangat baik.

Ia adalah seorang yang sangat periang dan selalu berlikiran positif. Ia adalah orang gang berjiwa besar. 

Menjadi guru adalah kebahagiaan baginya. Ia juga niatkan untuk ibadah. 

Ia sangat nasionalis. Ia juga religius. Ia ramah, ceria. 

Hadirnya selalu membawa keceriaan bagi orang banyak. 

Ia hampir tak pernah mengeluh. Ia banyak prestasi namun rendah hati.

Hampir semua orang akan menyukainya. Ia berprinsip tak mau melukai orang lain. 

Ia selalu sabar dalam segala masalah yang dihadapi. Ia juga solutif. 

Selalu suka membantu orang. Ia memiliki banyak kawan. 

Ia memiliki jiwa kepemimpinan. Bisa diandalkan dan dapat dipercaya. 

Tentu saja sangat baik dalam kerja tim. Ia bermasyarakat dengan sangat baik. Selalu ikut kegiatan bermasyarakat. 

Ia suka adzan di masjid. Walau sangat sibuk, ia mengusahakan untuk bisa ke masjid. 

Ia juga pernah diminta menjadi sekretaris RT. Ia sering jadi MC dan jadi pembaca doa. 

Tentang peserta didik, baginya mendidik tak hanya di sekolah. 

Mendidik berbeda dengan mengajar. Mengajar hanya transfer ilmu. 

Namun mendidik maknanya lebih dalam. Lebih mengharapkan perubahan perilaku peserta didik.

Jika ada peserta didik bermasalah, ia akan datang ke rumah peserta didik tersebut. Ia menemui wali peserta didiknya. 

Membicarakan permasalahan secara santai. Mengharapkan peserta didiknya jadi orang-orang sukses.

0 Response to "Contoh Konkrit Guru Profesional dalam Mendidik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel