Pengaruh Iptek dalam Pembelajaran di Daerah Terpencil


Iptek
Berdasarkan KBBI, iptek artinya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pembelajaran.
Berdasarkan Permendikbud 103 th 2014, pembelajaran merupakan suatu proses pengembangan potensi dan pembangunan karakter setiap peserta didik sebagai hasil dari sinergi antara pendidikan yang berlangsung di sekolah, keluarga dan masyarakat. Proses tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi mereka menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap (spiritual dan sosial), pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan dirinya untuk hidup dan untuk bermasyarakat, berbangsa, serta berkontribusi pada kesejahteraan hidup umat manusia.

Lantas, adakah pengaruh iptek dalam pembelajaran di daerah terpencil?
Jawabannya adalah tentu saja ada.

Pertanyaan ini mengingatkan aku ketika mengajar di daerah tertinggal. Ada suatu sekolah dasar yang aku dan kawan - kawan kunjungi membuatku sedih. Siswanya sangat minim pengetahuan. Hal sepeleh saja, mereka diminta mewarnai gambar seorang pelajar. 

Ternyata hampir semuanya tak mengerti warna yang pas untuk mewarnai gambar tersebut. Ada yang mewarnai tangan kaki dengan warna biru misalnya. Kemudian langit diwarnai dengan warna cokelat. Lalu baju seragam tak mereka warnai putih merah.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Aku pun heran. Tapi mari melihat ke proses pembelajaran. Sebagaimana bahwa proses adalah hal yang sangat penting. Kemudian melihat proses ini sama seperti melihat guru dan fasilitas yang dimiliki guru.

Sangat tidak baik menyalahkan gurunya. Karena ada yang masih mau jadi guru saja alhamdulillah. Apa jadinya jika tak ada satu orang pun lagi yang mau jadi guru. Karena guru selalu disalahkan.

Hal yang berbeda dari pelajar di daerah terpencil atau tertinggal adalah besar di fasilitas. Baik fasilitas di bidang pembelajatan maupun fasilitas di tempat umum. Kemudian fasilitas di rumah mereka sendiri.

Bagaimana mengharapkan hasil yang sama dengan pelajar perkotaan. Jika fasilitas yang dimiliki sangat jauh berbeda. Mari bicara teknologi. Dimulai dengan caa pelajar ke sekolah. Pelajar perkotaan diantarkan dengan transportasi yang membuat mereka mudah sampai ke sekolah. 

Pelajar daerah terpencil misalnya kebanyakan ke sekolah dengan berjalan kaki bebetapa kilo meter. Sampai sekolah sudah sangat lelah. Mereka juga tidak sarapan pagi. Mereka kelaparan.

Kemudian mereka misalnya akan belajar IPA. Harusnya mereka ada jadwal praktik ke lab. Tapi lab tidak ada. Ada juga yang ada lab, tapi perlengkapan lab tidak ada. Kalau mau belajar teori saja, buku cetak juga sedikit. 

Mau googling, sarana tak ada. Tak ada komputer tak ada laptop dan handphone. Ada pun sinyal susah. Harganpulsa dan kuota lebih mahal pula. Yah bagaimana ilmu pengetahuan mereka diharapkan setara dengan pelajar perkotaan hang memiliki banyak kelebihan iptek dibanding mereka.

Ada juga guru yang diminta mengajar harus dengan power point dan laptop. Tapi sekolahnya berada di daerah yang listriknya sering padam. Bandingkan denhan sekolah yang setiap kelas sudah dilengkapi fasilitas teknologi modern. 

Jadi, tentu saja iptek berpengaruh terhadap pembelajaran di daerah terpencil. Semoga siati saat nanti  tidak ada lagi daerah terpencil. Tidak ada lagi daerah tertinggal. Semuanya sama rata sama rasa. 

0 Response to "Pengaruh Iptek dalam Pembelajaran di Daerah Terpencil"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel