Idiom


Dalam tahapan lanjutan berbicara dan menulis bahasa Inggris, idiom sering kali digunakan untuk memberikan warna dalam kalimat atau percakapan. Secara singkat, idiom adalah ungkapan dalam bentuk frasa atau kalimat yang maksud dan artinya tidak bisa ditafsirkan secara harfiah atau berupa kiasan. Idiom bisa ditemukan dalam setiap bahasa asli. Contoh beberapa idiom dalam bahasa Indonesia. 

Setelah mempelajari suatu hal baru, janganlah jadi orang yang besar kepala.

Besar kepala artinya sombong.

Dia sering gelap mata kalau sudah kalah bermain.

Gelap mata artinya tidak sabar, emosian.

Nah, dari 2 contoh di atas bisa dipahami bahwa idiom adalah ungkapan kiasan/ konotasi yang memiliki makna yang tidak sama dengan kata pembentuknya, Kenapa sih harus susah-susah pakai idiom? Kenapa sih ga langsung bilang sombong, atau emosian. Kenapa harus repot-repot ganti kalimat ke idiom? Di situlah indahnya seni berbahasa. Mempelajari idiom, pembicara dapat mengekspresikan kalimat yang disampaikan menjadi lebih kuat, kreatif, bermakna dan variatif. 

Setelah memahami idiom dalam bahasa Indonesia, ayo kita lanjtukan dengan topik utama pada postingan kali ini, penggunaan idiom dalam bahasa Inggris. Beberapa hal yang harus dipahami yaitu :

Idiom dalam bahasa Inggris, memiliki latar belakang budaya atau kejadian yang membentuk idiom tersebut.

Contoh:
Spill the bean = reveal the secret = mengungkap rahasia.

Idiom ini berasal dari sebuah metode kuno pemilihan pemimpin / voting. Dimana si pemilih diberikan sebuah kacang polong dan menaruhnya di mangkuk nama kandidat. Nantinya, setelah pemilihan usai, akan diungkap siapa kandidat terpilih dengan melihat jumlah kacang terbanyak.

Break a leg = wishing someone good luck = mendoakan kesuksesan seseorang / semoga berhasil.

Bagaimana bisa patah kaki malah jadi good luck? Idiom ini berasal ini dari pemahaman masyarakat bahwa mengucapkan semoga berhasil malah akan berakibat sebaliknya. Nah ekspresi yang ironi sekali, bukan?

Layaknya ungakapan bahasa Indonesia, idiom dalam bahasa Inggris tidak dapat diartikans secara harfiah.

Contoh:
Raining cats and dogs = heavy rain = hujan lebat

When pigs fly = something unlikely to happen = sesuatu yang mustahil

Piece of cake = very easy = mudah sekali

To cost an arm and a leg = expensive = mahal

Lalu bagaimana menggunakan idiom dalam tulisan atau percakapan? Nah, tentukan dulu bentuk idiom tersebut apakah dia merupakan frasa atau kalimat utuh. Setelah itu, kamu bisa menerapkannya.

Kick the basket = dead

Bentuk idiom di atas adalah verb dan object. Sehingga, kita hanya perlu membubuhkan subject agar menjadi kalimat utuh.  He kicked the basket 10 years ago = dia telah meninggal 10 tahun lalu

No pain no gain

Nah itu adalah ungkapan yang sudah utuh. Kamu bisa langsung menggunakannya untuk merespon dalam kalimat tulisan mau pun lisan.

Seperti yang telah dipaparkan di atas, pemakaian idiom dalam tulisan atau lisan akan membuat kamu lebih keren lho! Di fitur search google ada kumpulan English idioms yang kami bisa gunakan sesuai dengan konteks yang dibutuhkan.

Disaat merebak virus corona ini kamu bisa menggunakan idiom, an apple a day keep the doctor away, yang artinya mengkonsumsi makanan bernutrisi dan menyehatkan akan mencegah penyakit. You can lead a horse to water but you can’t make him drink, bisa digunakan sebagai contoh pemerintah telah menerapkan wajib mengenakan masker jika berpergian, tapi beberapa pihak masih ngeyel tidak peduli.

Sekarang giliran kamu untuk mencoba, idiom is a piece of cake. Go on try your own!

0 Response to "Idiom"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel