Berwisata ke Bukik Chinangkiek di Solok

Berwisata ke Bukik Chinangkiek di Solok

Sumatera Barat telah mashyur dengan keindahan alamnya. Beragam wisata alam banyak ditemukan di sana. Aku ingin bisa mengunjungi berbagai wisata alam yang ada di Sumatera Barat. Suamiku berasal dari Sumatera Barat. Tepatnya ia berasal dari Kabupaten Solok. Kabupaten Solok merupakan Kabupaten yang berada di dataran tinggi. Kabupaten ini tentu juga memiliki beberapa wisata unggulan. Bahkan ada tempat wisata yang sangat terkenal seperti Danau Singkarak.

Sewaktu aku SMA, aku punya seorang teman yang berasal dari Sumatera Barat. Ia asli urang Minang. Kalau libur lebaran biasanya ia dan keluarganya pulang kampung. Suatu waktu ia kembali ke sekolah setelah liburan dengan membawa banyak oleh-oleh. Salah satu yang dibawanya adalah ikan bilih. Ia bercerita bahwa ia semasa liburan berkesempatan wisata ke Danau Singkarak. Ikan bilih merupakan ikan yang hanya hidup di Danau Singkarak. Ikan bilih kemudian menjadi oleh-oleh khas dari Danau Singkarak.
Ia bercerita tentang keseruan ia dan keluarganya menikmati keindahan Danau Singkarak. Mereka naik rakit bersama-sama. Dari ceritanya aku tertarik mengunjungi Danau Singkarak. Kejadian ini sudah lama sekali. Aku pun cerita pada suamiku ketika kami sedang mudik ke kampung halaman suami. Suamiku bilang ada tempat wisata baru di atas Danau Singkarak. Nama tempat wisatanya adalah Bukik Chinangkiek. Ia pun mengajakku untuk berwisata kesana. Katanya ia juga belum pernah ke sana. Jadi kami akan berangkat dengan bermodalkan Google Map.

Kami berangkat setelah sholat dzuhur. Kami makan dulu di rumah. Setelah itu kami berangkat. Kalau dilihat dari Google Map, waktu tempuh dari rumah ke Bukik Chinangkiek adalah lebih kurang 45 menit. Dari Talang di Solok untuk menuju Bukik Chinangkiek melalui Kota Solok. Aku baru paham ternyata Kota Solok adalah daerah yang berbeda dengan Kabupaten Solok. Jadi ada yang namanya kabupaten Solok ada juga Kota Solok. Lokasi Bukik Chinangkiek tak jauh dari Kota Solok.

Jalan yang dilalui untuk menuju ke Bukik Chinangkiek adalah jalan raya. Mencari lokasi wisata ini dengan Google Map menjadi gampang. Hanya saja tak terlihat transportasi umum yang melintasi jalur ini. Kalau mau wisata ke Bukik Chinangkiek sepertinya harus dengan menggunakan kendaraan pribadi. Di persimpangan menuju tempat wisata sudah ada beberapa orang yang stand bye. Mereka mengarahkan pengunjung yang mau berwisata ke Bukik Chinangkiek.
Dari simpang tersebut tinggal lurus saja. Di kiri kanan jalan terhampar persawahan luas yang menjadikan alam terlihat begitu indah. Tempat wisata Bukik Chinangkiek juga sudah terlihat. Sebelum masuk ke kawasan wisata, ada lagi beberapa orang yang menyambut. Mereka adalah pemuda pemudi yang memegang tiket masuk. Harga tiket masuknya Rp 15.000/orang. Plus biaya parkir motor Rp 5000.

Tanjakan menuju lokasi wisata lumayan tinggi. Ada beberapa persimpangan jalan. Tapi ada petugas yang mengarahkan rutenya. Kami kemudian sampai di lokasi wisata. Tempat parkirannya sangat luas. Dari parkiran ini terlihat sekali wisata ini masih sangat baru. Parkirannya juga masih tanah. Terlihat ada beberaa mobil milik tempat wisata Bukik Chinangkiek. Mobil yang menawarkan jasa mengangkut pengunjung untuk berkeliling sepertinya. Lalu ada juga bus milik Bukik Chinangkiek. 

Baca juga: Ke Bukit Tinggi

Kami masuk ke suatu tempat seperti restoran. Restorannya penuh sesak. Restorannya luas. Ada panggung tempat live music. Ada banyak tempat duduk di sana. Lalu di sebelah restoran itu ada tempat foto-foto. Biaya masuk ke area foto-fotonya Rp 5000/ orang. Kami masuk ke area foto-fotonya. Ada spot foto dengan bangunan berbentuk balon terbang. Ada juga spot foto dengan bangunan berbentuk perahu. 

Dari area foto ini pegunjung bisa menikmati pemandangan alam yang begitu mengagumkan. Di sini terlihat Danau Singkarak yang luas begitu indah. Danau yang sangat luas di kelilingi pegunungan yang gagah. Terlihat pula hamparan persawahan. Sambil menghirup udara yang sangat sejuk. Menikmati dingin alami di atas bukit. Rasanya aku bisa betah berlama-lama di sini. Hanya saja kemudian turun hujan. Kami pun menepi. Foto yang bisa diambil pun akhirnya hanya sedikit. 

Berwisata ke Bukik Chinangkiek di Solok

Kami beristirahat di restoran sampai hujan reda. Lalu melanjutkkan ke area berikutnya. Area permainan Kora-Kora, Biang Lala, dan Ontang Anting. Aku belum pernah naik permainan seperti ini sebelumnya. Sewaktu aku kecil, setiap ayah atau kakek menawarkan untuk coba main ini, aku tak pernah mau. Aku tidak tertarik sama sekali. Eh kini setelah besar baru aku tertarik. Hahaha.. Dulu sewaktu ayahku bilang, "Mau naik Biang Lala?" Aku jawab, "Ga mau", sambil geleng kepala. Kini malah aku yang minta suami. "Bang, naik biang lala, yuk". Ya ampun akutuh.

Kami pun berjalan jauh menuju lokasi area permainan. Menuju area permainan ini harus menuruni banyak sekali anak tangga. Aku sampai beberapa kali berhenti di tengah jalan. Di perjalan menuju lokasi area permainan ini, ada restoran lagi, ada cafe, ada panggung yang besar, ada mushola, dan ada beberapa tempat istirahat. Di restoran ini juga ada spot foto-foto yang disediakan. Ada bangunan berbentuk perahu. Ada juga bangunan berbentuk menara.
Di area permainan, ada pula tempat beristirahat. Plus ada juga beberapa pedagang yang menjajakan makanan dan minuman. Lalu ada loket pembelian tiket permainan. Permainan Kora-Kora, Biang Lala, dan Ontang-Anting harga tiketnya sama, Rp 10.000/orang. Kami memilih naik Biang Lala. Setelah mengantri lama kami akhirnya naik Biang Lala. Ketika berada di paling atas, terlihat hampir semua area yang ada di tempat wisata Bukiek Chinagkiek.

Ada waterboom dan kolam renang. Ada taman tempat berisitirahat. Ada beberapa cafe dan restoran. Ada area out bond. Ada flying fox. Ada rumah pohon. Ada area bermain anak berupa mainan mobil-mobilan. Ada juga area permainan sepeda. Ada Villa resort rumah kayu. Ada beberapa lapangan yang luas. Area Bukik Chinangkiek sangat luas. Kemudian tentu saja terlihat dengan indah Danau Singkarak, Pegunungan, Perbukitan, dan Persawahan. Tapi naik Biang Lala ini aku ga betah lama-lama. Selain pusing, rada ngeri-ngeri juga berputar-putar di ketingggian.

Berwisata ke Bukik Chinangkiek di Solok

Setelah naik Biang Lala rencananya kami mau sholat di mushola. Tapi ternyata di mushola tidak disediakan mukenah. Aku lupa bawa mukenah. Kami pun akhirnya keluar dari tempat wisata Bukik Chinangkiek. Mungkin juga tempat wisatanya sudah mau tutup. Bukik Chinangkiek buka dari jam 8.00 pagi sampai jam 17.00 sore. Bagusnya ke sini mungkin di pagi hari aja lain kali. Kami berniat mencari tempat sholat di dekat Danau Singkarak.

Baca juga: Ke Padang Panjang

Area Danau Singkaraknya sangat ramai. Ada pasar di sini. Banyak juga tempat makan kaki lima di pinggiran Danau Singkarak. Ada beberapa masjid di sana. Kami sholat di sana. Sambil lewat aku melihat Danau Singkarak. Danau yang sangat luas. Ada banyak anak-anak berenang di tepiannya. Ada banyak pula wisatawan yang sedang makan-makan sambil menikmati keindahan Danau dari temat makan di pinggir Danau Singkarak. Mungkin lain kesempatan aku mau ke sana lagi. Duduk-duduk di pinggir Danau sambil makan-makan dan menikmati keindahan alam.

0 Response to "Berwisata ke Bukik Chinangkiek di Solok"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel