Resep Gulai Tauco Minang

Resep gulai tauco

Bahan

10 buah buncis
2 buah wortel
1 buah tahu
2 buah telur
1 lembar daun salam
1 lembar daun jeruk
1/4 lembar daun kunyit
1 batang serai
1 ruas lengkuas
2 gelas santan kelapa
50gr ikan teri
2 siung bawang merah

Bumbu halus

5 siung bawang merah
2 siung bawang putih

Cara Memasak

1.Rebus telur, kupas dan sisihkan
2.Bersihkan tahu, potong-potong dadu kecil
3.Iris halus bawang merah
4.Bersihkan ikan teri
5.Goreng tahu, sisihkan
6.Goreng bawang, sisihkan
7.Goreng ikan teri, sisihkan
8.Potong serong tipis buncis
9.Potong wortel bentuk lidi
10..Beraihkan buncis dan wortel
11.Haluskan bumbu halus
12.Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, daun kunyit, serai, dan lengkuas
13.Tumis sampai harum
14.Masukkan buncis dan wortel
15.Tumis sampai layu
16.Masukkan santan, aduk sampai semua bahan masak
17.Masukkan tahu goreng, ikan teri goreng, dan bawang goreng
18.Aduk sampai bumbu merata dan meresap

Cerita Tentang Gulai Tauco

Dulunya aku ga suka banget gulai tauco. Kalau di Bengkulu, kampung halamanku, gulai tauco biasanya ikan campur rimbang. Aku ga suka rasanya. Tapi gulai ini sering banget jadi menu andalan di pesta hajatan pernikahan orang-orang. Pastinya aku ga akan ambil. Hanya jika kebetulan di rumah hanya ada gulai ini, barulah aku makan gulai tauco. Selain aku, terlihat orang-orang di rumahku menyukai gulai ikan tauco. 

Ayah pernah bercerita kalau beliau dulu pernah tinggal di perkampungan jawa sewaktu kuliah. Dan di sana juga masyarakatnya menyukai gulai tauco. Kata ayah, gulai tauco adalah makanan yang berasal dari pulau Jawa. Orang di pulau Jawa memang terkenal menggemari tempe. Dan tauco itu adalah bagian dari jenis tempe. Maksudnya dari kacang kedelai juga. Tahu juga berasal dari pulau Jawa. Yang kemudian tentu saja menasional.

Pada suatu waktu aku berkesempatan melanjutkan pendidikan di Padang, Sumatera Barat. Aku melihat di sana ternyata gulai tauco juga populer. Yang paling populer adalah lontong tauco. Yaitu lontong dengan gulai tauco. Tentu saja aku merasa heran. Aku perhatikan bentuknya seperti berbeda. Mungkin namanya saja yang sama pikirku. Jadi aku mencoba mencicip. Aku membeli lontong gulai tauco. Rasanya enak.

Gulai tauco di sini sepertinya tidak menggunakan tauco yang biasa dijual di pasar-pasar. Namun namanya gulai tauco. Dan setiap penjual lontong gulai tauco yang pernah ku coba, ternyata memiliki kelengkapan bahan yang berbeda. Pernah aku membeli lontong gulai tauco yang gulai tauconya hanya terdiri dari buncis dan rimbang saja. Pernah juga gulai tauco berbahan buncis dan tahu saja. Ada juga yang berbahan tahu, tempe, rimbang, dan buncis.

Di musim mudik lebaran kemarin, aku dan suami pulang ke kampung suami di Solok, Sumatera Barat. Kebetulan ibu mertua ku ternyata penyuka lontong. Cerita beliau kalau di rumahnya, menu berbuka puasa 'wajib' lontong. Jadi berbuka puasa di rumah beliau selalu dengan lontong. Yang bisa divariasikan adalah gulainya. Kebetulan banget, pertama kalinya aku akan berbuka puasa di sana. Menu gulainya adalah gulai tauco. 

Bahan pertama yang dipersiapkan beliau adalah buncis. Buncisnya beliau iris tipis sekali. Nyaris seperti mengiris untuk bawang goreng. Beliau mencontohkan padaku. Lalu aku yang melanjutkan mengiris buncisnya. Dibantu oleh ponakan yang juga tinggal di sana. Kemudian beliau menyiapkan wortel. Wortel dipotong-potong berbentuk lidi. Setelah semua buncis dan wortel selesai. Beliau melanjutkan dengan tahu. Tahu dipotong dadu kecil-kecil. Lalu ikan teri juga disiapkan. Jadi semua bahannya adalah buncis, wortel, tahu, dan ikan teri.

Yang unik, beliau menyiapkan santan kelapa tiga tingkatan. Pertama, santan kelapa inti, yaitu santan kelapa yang kental banget. Ini sari inti dari kelapa. Kedua, santan kelapa yang agak encer. Ini adalah santan kelapa yang didapatkan dari pengolahan kedua setelah santan intinya disisihkan. Ketiga, santan yang encer banget. Ini santan yang terakhir diolah. Beliau bilang memasukkan santan kelapanya harus bertahap. 

Ketika selesai menumis bumbu, masukkan semua buncis dan wortel. Tumis merata sampai layu. Setelah buncis dan wortel layu barulah dimasukkan santan inti. Aduk terus sampai santan mengeluarkan minyak. Jika santan sudah mengeluarkan minyak, tambahkan santan kedua. Beri jarak waktu beberapa saat. Kemudian tambahkan santan ketiga. Memasak dengan santan kelapa harus sampai santannya mengeluarkan minyak. Lalu baru tambahkan tahu yang sudah digoreng. Juga tambahkan bawang goreng.  Aduk sebentar sampai bumbu meresap dan selesai.

Rasanya memang lebih enak. Istimewa di lidah. Tapi masaknya butuh waktu yang lama. Kata beliau sebenarnya beliau mau menggunakan tempe juga, tapi lupa. Tempe kalau mau digunakan juga digoreng terlebih dahulu. Dan dimasukkan berbarengan dengan waktu memasukkan tahu. Berbuka puasa menjadi begitu istimewa dengan lontong gulai tauco pada waktu itu. Aku terpikir mau coba buat juga nanti setelah pulang ke rumah di Tanjung Enim.

Finally, aku mencoba memasaknya. Aku menggunakan buncis, wortel, tahu, dan ikan teri. Kemudian menambahkan bahan telur supaya menambah energi. Namun aku tidak menggunakan santan kelapa dengan tiga tingkatan seperti yang diajarkan ibu mertua. Karena ribet banget. Jadi aku hanya menggunakan santan biasa. Lalu memasaknya dengan meniru cara ibu mertua juga. Hanya santan saja yang tidak ku tiru. Hasilnya enak. Selamat makan :D

2 Responses to "Resep Gulai Tauco Minang"

  1. Oh iya, berbeda dengan tauco yang aku tahu
    Itu ngomong-ngomong memang ga pake cabai atau lada gitu ya?

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel