SM3T

sm3t

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.

Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.


Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.


Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti itu. Kebanyakan mengaku senang datang ke daerah baru dan mempelajari hal-hal baru. Kebanyakan peserta tes SM3T adalah sarjana yang menyukai pertualangan dan hal-hal menantang.

Seperti apa daerah terdepan, terluar, tertinggal itu? Daerah 3T sasaran SM3T adalah daerah yang memang membutuhkan perhatian lebih. Misalnya daerah yang sulit akses transportasi. Daerah yang belum ada listrik. Daerah yang kesulitan air. Daerah yang kesulitan pangan. Daerah yang jauh dari kota. Daerah yang kurang fasilitas publik dan sebagainya.

Lamanya menjalani program SM3T adalah satu tahun. Sampai saat ini SM3T sudah ada 6 angkatan. Angkatan pertama sudah mulai dari tahun 2011. Sampai angkatan terakhir adalah tahun 2016. Namun untuk 2017 hingga sekarang belum ada kabar program ini akan lanjut apa tidak.

Apa syarat untuk bisa mendaftar program SM3T?

1.      Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan KTP / SIM yang masih berlaku.

2.      Sarjana dari program studi kependidikan minimal S-1 lulusan tiga tahun terakhir  dari program studi  terakreditasi minimal B yang sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran dan atau bidang keahlian yang dibutuhkan; pas foto berwarna, soft copy ijazah dan transkrip nilai di upload bersama borang pendaftaran dari sistem informasi yang ada.

3.      Usia maksimum 27 tahun.

4.      IPK minimal 3,00; dibuktikan fotokopi transkrip nilai yang telah disahkan (legalisasi).

5.      Berbadan sehat; dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari klinik terdaftar / Puskesmas.

6.      Bebas dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza)dibuktikan dengan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) serta Miras dari pejabat yang berwenang.

7.      Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polres/Polresta.

8.      Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti Program SM-3T yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai 6000 rupiah.

9.      Belum pernah mengikuti program SM-3T pada tahun sebelumnya, dan sanggup mengikuti program PPG yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai.

Dulunya, SM3T adalah program yang diselenggarakan oleh DIKTI. SM3T termasuk ke dalam program MBMI (Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia). Namun, SM3T angkatan terakhir tahun 2016 sudah beralih kepada Kemdikbud. Kemungkinan akan ada tidaknya lanjutan program SM3T bisa dipantau di situs web Kemdikbud.

0 Response to "SM3T"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel