IBX5AB59D2A8A617
Home » » Pendidikan Bencana

Pendidikan Bencana

Posted by cuapguru on Wednesday, October 3, 2018

sumber gambar: pixabay.com
Belum lama bencana Lombok terjadi, telah terjadi pula bencana tsunami di Palu, Dongala, Sigi, dan Parigi Moutong. Beberapa hari saja berselang, terjadi lagi erupsi Gunung Soputan. Indonesia memang sungguh daerah rawan bencana. Tapi hal ini sangat wajar. Secara geografi, Indonesia merupakan negara yang terletak di cincin api. 

Cincin api adalah rangkaian dari gunung berapi yang memiliki aktifitas gelombang seismik dan gempa yang tinggi. Cincin api merupakan sesuatu yang harus diwaspadai tapi juga disyukuri. Karena selain menimbulkan kerawanan terhadap terjadinya bencana, cincin api ini berkontribusi terhadap kesuburan tanah Indonesia.

Lantas apa yang harus dilakukan? Sebelumnya saya pernah menulis artikel tentang pentingnya pendidikan gempa. Dikarenakan ketika kejadian gempa Lombok, saya teringat kejadian gempa saat saya berada di asrama mahasiswa. Banyak kepanikan dan kebingungan yang diakibatkan kurangnya wawasan terkait bagaimana seharusnya menghadapi gempa.

Sekarang, lebih luas lagi dari pendidikan gempa, yaitu pendidikan bencana. Pendidikan Bencana dimaksudkan memberika pendidikan tentang bagaimana menghadapi situasi bencana. Ada banyak bencana yang biasa terjadi di sejarah Indonesia, seperti tsunami, gunung meletus, longsor, banjir, dan sebagainya.

Kenapa pendidikan menghadapi bencana itu penting? Dikarenakan mengupayakan korban dan kerugian berada di angka minimal. Jika tidak dilakukan pendidikan bencana, maka kita akan cenderung cuek. Kita tidak terbiasa dengan cara yang terbaik dalam mengahadapi bencana. Kemudian ketika bencana terjadi, kita cenderung panik dan semuanya sudah terlambat.

Salah satu contoh dari pendidikan bencana adalah simulasi terjadinya bencana. Misalnya dilakukan di sekolah-sekolah. Diskenariokan bahwa bencana terjadi, misalnya tsunami, saat itu peserta didik dan guru sedang dalam kegiatan belajar di dalam kelas. Sirine tsunami dibunyikan, kemudian apa yang harus dilakukan? Ada langkah-langkahnya:

1. Perhatikan keadaan diri sendiri, apakah aman, cari pengaman diri, misalnya pelindung kepala

2. Ikuti instruksi guru untuk menuju tempat yang aman

3. Hindari benda berat atau gedung-gedung

4. Pergi menuju tempat yang tinggi sejauh dan setinggi mungkin

Mungkin tampak sangat sederhana dan tidak perlu. Tapi ini sangat penting. Karena sebelum diadakan simulasi keadaan bencana. Diberikan dahulu penjelasan mengenai karakteristik bencana. Misalnya tsunami; gempa sebesar apa yang bisa menimbulkan gelombang tsunami? Gelombang tsunami itu seperti apa kecepatannya? Seperti apa kekuatannya? Berapa lama jarak gempa terjadi dengan datangnya gelombang tsunami? dan lain sebagainya.

Informasi kebencanaan seperti mengenal karakteristik bencana sangatlah penting. Karena kita bisa menaksir atau memprediksi resiko dan seberapa siap kita menghadapinya. Kita bisa tahu apa-apa saja yang perlu dilakukan dan yang tidak perlu dilakukan. Misalnya tidak perlu panik. Jika kita telah tahu karakter bencana dan bagaimana langkah menghadapinya kita cenderung merasa lebih baik. Dan kerugian atau pun korban dari bencana bisa diminimalisir.

Pendidikan bencana yang dimaksud tentu saja disesuaikan dengan daerah masing-masing. Di daerah yang rawan gempa, maka simulasi gempa. Di daerah rawan tsunami, simulasi tsunami. Di daerah gunung berapi, simulasi gunung meletus. Di daerah sungai, simulasi banjir. Di daerah rawan longsor, simulasi longsor. Simulasi baik dilakukan minimal setahun sekali di satu sekolah.

Indonesia sungguh daerah rawan bencana, Hal ini harus disikapi dengan langkah antisipasi. Karena menanggulangi lebih baik daripada mengobati. Semoga pendidikan bencana menjadi perhatian lebih dari pemerintah di kemudian hari. Dan semoga keadaan di Lombok, Palu, Dongala, Sigi, Parigi, dan Sulawesi Utara bisa segera pulih.

Thanks for reading & sharing cuapguru

Previous
« Prev Post

1 komentar:

  1. Seharusnya di negara yang rawan bencana seperti negeri kita ini sepatutnya dalam kurikulum nya dimasukan pendidikan menghadapi bencana supaya lebih siap saat bencana tiba, dan pemerintah sudah semestinya dari dulu mengerti dengan hal inj

    ReplyDelete

IBX5AB59D2A8A617

Search This Blog

Follow by Email