Skip to main content

Bagaimana idealnya mengatur keuangan?

finansial

Mengatur keuangan bagi sebagian orang bukanlah hal yang mudah. Butuh ilmu untuk tepat dalam pelaksanaannya. Saya pun ikut workshop yang diselenggarakan Bengkulu Youth Forum yang bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu. Temanya tentang pengaturan keuangan untuk Generasi Milenial.

Aulia Rahmawati Zahara dari OJK memaparkan cara dasar dalam mengatur keuangan dan tips trik terkhusus untuk generasi milineal.

  1. Tahu diri!
  2. Manage financial
Tahu diri maksudnya kita harus tahu apa saja yang menjadi kebutuhan kita. Kata beliau, baiknya kita mencatat kebutuhan dalam waktu sebulan itu ada apa saja. Yang mana kebutuhan yang wajib. Yang mana kebutuhan yang sunnah. Yang mana kebutuhan yang mubah. 

Kemudian barulah mengatur keuangan. Idealnya, membagi alokasi kebutuhan ke dalam persentase tertentu dari total pendapatan sebulan. Ini beliau dapatkan dari latar belakang ilmu dan pengalaman beliau. Yaitu:
  • 10% sosial
  • 20% investasi
  • 30% hutang
  • 40% kehidupan sehari-hari
10% sosial berarti pengeluaran untuk sosial tidak boleh lebih dari 10% total penghasilan sebulan. Sosial termasuk zakat, infak, sedekah. Untuk acara ini itu sama teman-teman. Juga termasuk jatah kuota untuk bersosial media. Dan lain-lain..

20% investasi berarti pengeluaran untuk investasi tidak boleh lebih dari 20% total penghasilan sebulan. Dan kemana baiknya berinvestasi, harus melihat tipikal pribadi kita. Jika berani mengambil resiko tinggi dan memiliki skill yang tinggi, bisa berinvestasi di pasar modal. Tapi pastikan tempat berinvestasi terdaftar di OJK. Daftarnya selalu up date dan bisa dilihat di situs resmi OJK. 

Jika lebih suka pasif, kita bisa berinvestasi reksan dana/ surat berharga. Karena kita hanya membeli reksa dana yang kemudian akan diatur oleh pihak yang bekerjasama dengan kita. Reksa dana juga ada pilihannya. Ada obligasi/ surat hutang. Yaitu memberi hutang kepada orang lain. Obligasi returnnya lebih pasti. Ada saham. Ada juga campuran. Yaitu campuran saham dan obligasi. Yang juga ada pilihannya. Pilihan berapa perbandingan banyaknya obligasi dan berapa banyaknya saham. Untuk keamanan, harus dipelajari terlebih dahulu portofolio aset.

Jika mau yang beresiko rendah, baiknya menabung. Menabung baiknya di produk tabungan yang administrasinya 0%. Tabungan dengan biaya administrasi 0% ada di bank syariah. Namanya produk tabungan wadiah. Atau bisa menabung emas di pegadaian. Untuk informasi, bahwa Indonesia adalah negara dengan tingkat inflasi tinggi. Sebaiknya dihindari menabung di bank karena uang kita akan minus. Kecuali di bank syariah dengan produk tabungan wadiah karena biaya administrasinya 0%.

30% hutang berarti pengeluaran untuk hutang tidak boleh lebih dari 30% total penghasilan sebulan. Sebagai catatan, beliau menekankan untuk sangat menghindari berhutang. Hutang hanya boleh dilakukan bila akan digunakan untuk dua hal. Yang pertama, untuk memulai usaha. yang kedua, untuk membeli aset yang nilainya selalu naik. Misalnya, properti, seperti rumah. 

40% kehidupan sehari-hari berarti pengeluaran untuk kehidupan sehari-hari tidak boleh lebih dari 40% total penghasilan sebulan. Biaya yang kita keluarkan untuk makan, minum, tempat tinggal dan kebutuhan pokonk lainnya baiknya tidak lebih dari 40% total penghasilan per bulan.

Jika ternyata kebutuhan yang kita miliki tidak tercukupi, berarti kita harus mendapatkan uang tambahan lagi. Dan jika sudah dibagi seperti ini, diharapkan semua kebutuhan bisa terakomodir dan teratur secara tertib. Tentu saja dengan pelaksanaan yang disiplin.

Tips Trik
  1. Miliki dua rekening bank. Satu rekening untuk tabungan. Rekening untuk  menabung ini jangan pakai ATM. Untuk menjaga keamanan uang kita. Terkadang jika kita memiliki ATM, kita batal menabung karena uang akhirnya terpakai. Untuk itu, satu rekening khusus tabungan jangan ada ATM. 
  2. No Credit Card. Hindari kartu kredit karena ini adalah hutang. Memakai kartu kredit juga kadang membuat kita lupa bahwa kita sedang berhutang. Sehingga kita memakai uang terlalu banyak.
  3. Set Goals. Buat daftar tujuan-tujuan hidup yang ingin kita capai. Buat juga prakiraan biaya yang diperlukan untuk mendanai tujuan itu.
  4. Financial Independen. Buat target usia bebas finansial. Kapan kita mau santai. Dimana kita tidak perlu lagi sibuk bekerja. Tapi hanya tinggal menikmati hasil kerja kita.
  5. Skala Prioritas. Buat skala prioritas. 
Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran SabangMerauke 2018

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.
Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.
Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada ses…

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…