Skip to main content

Ke Padang Panjang

Padang Panjang adalah sebuah nama yang sudah sering saya dengar. Baik dari pembicaraan harian maupun dari buku dan film. Kabarnya Padang Panjang terkenal dengan budayanya yang sangat baik. Karena itu saya antusias berangkat ke Padang Panjang.

Kenapa budaya yang sangat baik membuat saya antusias? Itu karena saya suka penasaran sama korelasi budaya suatu daerah dan kemajuan daerah tersebut. Biasanya saya pengen lihat bagaimana sikap orang-orang di suatu daerah yang kemudian berdampak positif terhadap prestasi daerahnya.

Memasuki wilayah Padang Panjang, saya mulai menemukan pemandangan yang menarik bagi saya. Saya melihat beberapa ibu-ibu sedang mengikisi lumut yang melekat pada bebatuan di pinggiran jalan raya. Kemudian seterusnya saya mendapati bahwa sepanjang jalan memang sangat bersih. Jalanan terlihat rapi dan bersih.

Sepanjang jalanan itu saya juga mencari-cari keberadaan pesantren dan masjid-masjid. Soalnya saya mendengar bahwa di Padang Panjang sedari dulu sudah terkenal sebagai pusat belajar ilmu agama. Akhirnya saya mendapati beberapa papan nama pesantren dan banyak masjid.

Kalau melihat ke alam sekitar, terlihat begitu banyak pepohonan di Padang Panjang ini. Hutan-hutan dan taman-taman menghiasi alamnya. Begitu asri. Udaranya sejuk. Saat malam, pasti tidur terasa sangat nyaman.

Sesampainya di area penginapan, saya menemukan pemandangan yang menarik lagi. Yaitu ketika saya melihat banyaknya monyet yang sedang bercengkrama di depan penginapan itu. Melihat monyet itu bermain dengan bebas dan riang.

Begitu melihat bangunan tempat menginap, saya semakin tertarik. Karena di hadapan saya adalah rumah gadang. Sebagai orang yang belum pernah menginjakkan kaki di rumah gadang saya merasa senang.

Tinggi tangga bangunan sekitar satu meter. Saya dan beberapa sahabat langsung menaiki anak tangga. Begitu pintu di buka, kami langsung melihat ruang utama yang panjang dengan sebuah televisi di dinding sebelah kanan kami. Sedang tepat di hadapan kami ada dapur lengkap dengan semua perlengkapannya. Di samping kiri dapur ada dua kamar tidur. Di samping kanan dapur juga ada dua kamar tidur. Dan di belakang dapur ada dua buah kamar mandi.

Bangunan penginapan ini terbuat dari kayu yang sangat bagus. Perlengkapan di dalam nya terdiri dari peralatan modern. Saya merasa inilah konsep rumah gadang zaman now. Suasana super dingin Padang Panjang sangat terasa di dalam ruangan itu.

Setelah meletakkan barang-barang, saya dan beberapa sahabat berangkat ke pasar. Katanya di pasar Padang panjang tersedia begitu banyak pilihan makanan lezat. Sehingga kami, walau pun hari sudah hampir maghrib tetap paksakan diri pergi ke pasar.

Ketika sampai di pasar saya langsung melihat keramaian yang luar biasa. Pasar yang luas dan jalanan yang sangat panjang membuat saya teringat dengan sejenis pawai budaya. Teringat pula saya si Zainudin dalam film tenggelamnya kapal van der vijck. Kalau tak salah, ada adegan Zainudin sedang berada dalam keramaian sewaktu ia di Padang Panjang.

Dan ternyata benar bahwa di pasar ini tersedia begitu banyak pilihan makanan. Wisata kuliner sangat tepat dilakukan di pasar ini. Kemegahan Padang Panjang terasa di sini. Beberapa sahabat membeli makanan yang bervariasi.

Keesokan harinya kami berkunjung ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau. Letaknya tak jauh dari penginapan. Cukup berjalan kaki sebentar saja.

Di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau ada petugas yang menyambut. beliau langsung menjelaskan panjang lebar tentang kebudayaan minangkabau. Setelah mendengar penjelasan beliau, kami pun berfoto-foto.

Bersama sahabat di depan Pusat Dokumentasi dan Informsi Kebudayaan Minangkabau
baca pula:

Comments

  1. Asyiknya jalan-jalan bersama temen-temen, bisa seru-seruan ya.

    ReplyDelete
  2. Wah seru euy liburannya ke Padang Panjang, apalagi rame-rameee :D

    ReplyDelete
  3. Kapan bisa ke situ......?
    Tears
    :T_T:

    Semoga nanti suatu saat bisa jalan-jalan ke Padang Panjang, aamiin

    ReplyDelete
  4. rumah Padang ini selalu khas,lancip2 dimana-mana, coba lihat backdroud foto kalian

    ReplyDelete
  5. Padang panjang, bukit tinggi, jam gadang, rumah gadang.. Emm.. Smga suatu saat bisa ke padang lagi. Aaminn

    ReplyDelete
  6. Bawain keripik sanjai dong kak.. hehehe

    ReplyDelete
  7. Saya pernah beberapa bulan di Padang mbk, tapi belum ke padang panjang. baru ke pantainya aja. semoga berkesempatan kesana lagi.

    ReplyDelete
  8. Insyaallah selain bukit tinggi, padang panjang bisa masuk waiting list buat wisata nek acara ke padang ntar dek, baca ceritanya, nyaman ya kayake daerahnya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pendaftaran SabangMerauke 2018

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.
Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.
Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada ses…

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…