IBX5AB59D2A8A617
Home » » Apa saja yang dilakukan saat KKN?

Apa saja yang dilakukan saat KKN?

Posted by cuapguru on Saturday, June 9, 2018

Pergi dari satu daerah ke daerah lain adalah kegiatan yang sangat saya suka. Sehingga pada tengah tahun 2013 saat pendaftaran program Kuliah Kerja Nyata (KKN), saya dan sahabat mendaftar program KKN bersama. Nurhasanah dan Uswatun Khasanah adalah sahabat yang memiliki hobi yang sama. Sama-sama suka pergi ke daerah baru. Kami berpikir sangat menyenangkan jika selalu bisa menambah pengalaman. Apalagi terkait mengenal kedaerahan Indonesia.

Program KKN bersama diselenggarakan Universitas Sriwijaya, Universitas Bengkulu, Universitas Riau dan Universitas Jambi. Waktu itu ditujukan ke Kabupaten Musi Banyu Asin. Kabupaten perbatasan Provinsi Sumatera Selatan terhadap Jambi. Kabupaten ini terkenal dengan sungainya yang banyak dan besar.

talang kapur
Juli 2013. Ternyata sungai Talang Kapur sudah mengering. Hanya terlihat padang rumput yang luas dan perahu yang tua.
Jarak dari Kota Bengkulu ke Kota Palembang adalah 451,2 km lewat Sekayu. Dan dari Kota Palembang ke Musi Banyu Asin jaraknya adalah 155,5 km lewat jalan Palembang-Jambi. Kami ber tujuh dari Universitas Bengkulu, Nurhasanah, Uswatun, Richi, Ismi, Ari, dan Hendri.

Dari kami bertujuh, yang mendapat desa yang sama hanya saya dan Nurhasanah saja. Yang lain dapat lokasi yang sangat jauh dari kami berdua. Saya dan Nurhasanah dapat satu desa yang terbagi menjadi dua dusun. Saya di dusun Talang Kapur dan Nurhasanah di dusun sebelahnya.

Kelompok Talang Kapur ada tujuh orang mahasiswa. Ada Widi dari Universitas Sriwijaya tapi orang Lampung. Widi kuliah jurusan pertanian. Ada Ari dari Universitas Sriwijaya dari Prabumulih. Ari kuliah jurusan administrasi negara. Ada Helen dari Universitas Sriwijaya. Helen kuliah jurusan sosiologi. Ada Guti dari Universitas Sriwijaya. Guti kuliah jurusan teknologi hasil perikanan. Ada Siska dari Universitas Sriwijaya. Siska kuliah jurusan pendidikan bahasa Indonesia. Ada Aliman dari Universitas Riau. Aliman kuliah jurusan perikanan.

Kami bertujuh dititip di rumah Kepala Dusun. Rumahnya sangat luas dan kamarnya cukup untuk kami. Keluarganya sangat baik. Kami bertujuh juga langsung klop tanpa ada perselisihan yang berarti. Kami pun memulai kehidupan di sana dengan nyaman. 
UNIB
Guti, Saya, dan Helen di halaman rumah tempat tinggal.
Apa saja yang dilakukan saat KKN?
  1. Sosialisasi Pajak. KKN ini terselenggara juga karena kerjasama dengan Dinas Perpajakan. Jadi tugas utama datang ke Talang Kapur kami kali ini adalah sosialisasi tentang pajak. Dari Palembang memang sudah dibekali materi pajak. Dan ke Talang Kapur juga membawa bahan materi pajak.
  2. Bimbel. Kami memutuskan membuat program bimbel. Dan ternyata anak-anak di sana sangat antusias dalam belajar. Mereka setiap hari datang untuk belajar. Mereka membawa peralatan tulis lengkap. Rumah pun jadi sangat ramai. Kami mengajarkan apa saja yang kami bisa. 
  3. Mengajar ke sekolah. Mengajar ke sekolah ini adalah kegiatan gabungan dengan dusun sebelah. Karena sekolahnya adalah untuk dua dusun itu. Kelompok kami bergabung dengan kelompok Nurhasanah. Sekolahnya juga ada dua. Ada sekolah dasar dan ada juga sekolah menengah pertama. 
  4. Gotong Royong. Menjelang bulan Ramadhan, kami bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan. Lingkungan di sana sangat hijau. Udara terasa selalu dingin. Tapi di sana banyak sekali ternak sapi. Dan sapi-sapi ini tidak di kandang. 
  5. Pembuatan pupuk. Karena di kelompok kami ada mahasiswa pertanian, beliau membuat program pembuatan pupuk. Idenya membuat pupuk dari kotoran sapi yang memang banyak di sana.
  6. Pembuatan kolam ikan. Ini diinisiasi teman yang memang jurusan perikanan. Beliau membuatkan kolam ikan sederhana di samping rumah kami tinggal. Kolam tersebut dibuat dengan menggunakan papan kayu dan terpal.
  7. Pelatihan kreasi jilbab. Nah kalau yang ini diawali dengan ibu-ibu yang melihat gaya jilbab teman-teman yang manis. Jadi pelatihan ini atas permintaan ibu-ibu.
  8. Pelatihan masak. Pelatihan masak juga atas permintaan ibu-ibu. Kami juga memiliki teman ahli masak. Beliau mengajarkan cara membuat nuget.
  9. Berjualan takjil. 
pajak
Bersama perangkat desa selepas sosialisasi pajak
Hal paling berkesan dari program KKN bersama ini adalah persahabatan yang begitu mudah terjalin. Walau baru mengenal, kami langsung akrab seperti sudah menjadi keluarga sendiri. 

Selain itu, hal yang tak kalah berkesan adalah makanan khas, pempek. "Tiada hari tanpa pempek", mungkin begitu tepatnya.

Thanks for reading & sharing cuapguru

Previous
« Prev Post

7 komentar:

  1. KKN mmg selalu meninggalkan kesan yg tak terlupakan y mbx..

    ReplyDelete
  2. Kayaknya beberapa program mbx jga mesti kami terapkan d lokasi KKN ni mbx. Hehee

    ReplyDelete
  3. KKNku dulu penuh drama Mbak. Soalnya pas bulan puasa & harus curi-curi waktu untuk kerja juga. Sempat kena bully sama temen haha. Tapi untung sudah lewat & nilainya pun oke. ^^

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah saya sudah melewati fase KKN ini...KKN memang seru.

    ReplyDelete
  5. Enak nih yg bisa kkn ke luar provinsi, banyak pengalaman dan banyak dapat teman baru

    ReplyDelete
  6. Masih ingat waktu pisah saat selesai KKN, nangis Bombay semua

    ReplyDelete
  7. Seru juga kegiatan KKN seperti nya, sayang sekali waktu kuliah tidak ada KKN

    ReplyDelete

IBX5AB59D2A8A617

Search This Blog

Follow by Email