Skip to main content

PENDAPAT PELAJAR PADANG TENTANG GURU MENGAJAR DI 3T

3t

Saya sempat menanyakan kepada beberapa siswa di Padang, Sumatera Barat tentang bagaimana baiknya guru mengajar di daerah terdepan, terluar, atau tertinggal (3T). Saya memang sangat penasaran dengan pendapat mereka. Dan berikut adalah jawaban-jawaban dari mereka.

1.    Guru baiknya mengajar pelan-pelan. (F)
2.   Guru menguasai bahasa daerah setempat.
3.   Harus have fun sama siswa.
4.   Mengajari sepenuh hati.
5.   Kenalin mereka sama hal yang mereka ga tau (nyanyi dalam bahasa Indonesia/ Inggris).
6.   Buat mereka nyaman dengan pelajaran.
7.   Jangan bikin mereka tersiksa dengan pelajaran karena bisa buat mereka malas belajar.
8.   Gunakan prinsip bermain sambil belajar.
9.   Harus sabar. Ajari penuh kesabaran. Semoga betah disana. (Hamba Allah)
10. Menyesuaikan dengan sekitar terlebih dahulu.
11.  Perlihatkan pelajaran dengan media video
12. Harus bisa mengambil hati siswa.
13. Sabar terhadap siswa dalam suka maupun duka. (Jenni Jewel Aurora)
14. Alangkah baiknya guru telaten memberikan pelajaran baru.
15. Harus sering-sering senyum.
16. Mengggunakan games-games pelajaran dan mengajar dari dasar secara detail.
17. Semoga guru-guru diberi kesabaran.
18. Buat buku panduan yang bisa digunakan siswa untuk belajar secara berkelompok di luar jam pelajaran.
19. Semoga betah tinggal di sana.
20.        Semoga bisa menjadikan muridnya pemimpin Indonesia masa depan.
21. Yang harus dilakukan adalah meningkatkan motivasi di setiap diri muri. Menyadarkan bahwa ilmu itu penting. Dengan kesabaran dan kasih sayang. (Rahmi Fathani)
22.        Bawa media gambar dan buku yang menarik. (Reysa)
23.        Menggunakan alat peraga setiap kali belajar. (Faizah Amalina)
24.        Belajar dari lingkungan dan kehidupan sehari-hari. (Gina Almas)
25.        Membuat listrik tenaga alam. (Rafi Arrazi S)
26.        Jangan terlalu memaksakan diri karena lambat laun siswa akan tertarik jika tidak ada paksaan.
27.        Kurangi tugas yang bayak karena siswa bisa jenuh/bosan.
28.        Jaga kesehatan. Jaga kesopanan.
29.        Kenali sifat masing-masing.
30.        Mengajak siswa belajar di luar kelas. (Diva Tishaly)
31.  Sumbangkan buku-buku pada daerah 3T. (Aviva Salsabila)
32.        Jangan terlalu cepat menyambung materi. Lebih baik mencoba dulu bertanya kepada siswapelajaran yang masih belum ia mengerti, lalu coba ulang sedikit pelajaran sebelumnya atau ulang pelajaran yang murid itu belum mengerti. (hakri Nalsya Putra)
33.        Untuk bahasa Inggris, ajarkan nama-nama benda.
34.        Guru harus hadir.
35.        Jangan terlalu sibuk. Luangkan waktu untuk beribadah kepada Allah dan untuk istirahat.
36.        Doakan supaya murid-murid sukses.
37.        Ajarkan petingnya agama dan selalu berdoa pada Allah. (Callizki)
38.        Minta bantuan pemerintah.
39.        Jika kesulitan mengajar. Cobalah bertahap.
40.        Brpandai-pandai dengan masyarakat. Kita pasti butuh orang.
41. Sediakan panel surya.
42.        Beli sepeda. (Raisa)
43.        Menerangkan materi jangan terlalu cepat. Tetap semangat dan bekerja keras.
44.        Saling berbagi ilmu.
45.        Bayar sekolah subsidi silang.
46.        Metode mengajar sesuaikan keadaan. Jangan ikut K13.

baca pula:
Salam pelajar Padang untuk pelajar di 3T
SM3T

Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran SabangMerauke 2018

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.
Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.
Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada ses…

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…