Skip to main content

Pendaftaran SabangMerauke 2018

sabang merauke

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.

Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.

Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada sesama tanpa memandang latar belakang agama, budaya, kelas sosial, ataupun sekat-sekat perbedaan lainnya. SabangMerauke percaya, bahwa toleransi tidak bisa hanya diajarkan, toleransi harus dialami dan dirasakan.

Di tahun keenam ini, program SabangMerauke akan berlangsung pada 2 - 22 Juli 2018 mendatang. 

Kriteria ASM ialah para siswa/i SMP kelas VII atau VIII yang berasal dari berbagai daerah
Indonesia (di luar Jabodetabek). KSM ialah mahasiswa/i aktif minimal semester 2 yang tinggal di daerah Jabodetabek. Sementara FSM merupakan keluarga yang tinggal di daerah Jabodetabek yang akan berperan menjadi keluarga asuh dan bersedia menerima keberadaan Adik SabangMerauke selama program berlangsung.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui link berikut:
● Adik SabangMerauke dapat dilihat di bit.ly/daftarasm2018
● Kakak SabangMerauke dapat dilihat di bit.ly/daftarksm2018
● Famili SabangMerauke dapat dilihat di bit.ly/daftarfsm2018

Program yang dimulai tahun 2013 ini bertujuan untuk membuka cakrawala anak-anak Indonesia dalam memahami pentingnya toleransi antar suku ataupun antar agama bagi masa depan bangsa. ”Seringkali intoleransi muncul bukan karena rasa benci, tapi keengganan untuk saling mengenal lebih baik. Kami ingin mengajak anak-anak ini untuk mengenal keberagaman, merasakan sendiri rasanya hidup dengan yang berbeda dari dirinya. Sehingga harapannya, akan tumbuh rasa toleransi dan saling hormat menghormati. Apapun latar belakang agama dan sukunya,” jelas Managing Director
SabangMerauke Reynold Hamdani.

Diharapkan, selepas kegiatan ini berakhir para ASM akan pulang ke daerah asalnya dan menjadi duta toleransi di Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan dapat berdampak besar terhadap KSM dan FSM dalam memaknai toleransi dan perbedaan. "Ternyata penting sekali untuk memahami ajaran-ajaran agama yang berbeda dari ajaran agama yang kita yakini. Karena dengan memahami, kita bisa saling menghargai dan menghormati keberagaman, dengan begitu maka akan tercipta persatuan," ungkap Ken Cinta An Rusdewo, ASM 2017 beragama Katolik, asal Solo. Hal ini Ken ungkapkan pasca
kunjungannya ke Masjid Istiqlal selama mengikuti program SabangMerauke, yang merupakan pengalaman pertamanya mengunjungi masjid.

Hal serupa juga diungkapkan oleh salah satu Perumus SabangMerauke Ayu Kartika Dewi, ia berharap SabangMerauke mampu berkontribusi pada perdamaian bangsa, seperti yang dicita-citakan pada saat pendiriannya. ”SabangMerauke dibentuk atas upaya ikut serta membantu mewujudkan Indonesia yang lebih damai. Karena kami percaya, toleransi tidak bisa hanya diajarkan, toleransi harus dialami dan dirasakan,” ujar Ayu.

Selama tiga minggu kegiatan, ASM dan KSM bersemangat dalam mengikuti tiap sesi, hal itu terlihat dari antusiasme mereka, baik dengan teman-temannya, relawan, juga para narasumber. Selama lima tahun, jumlah pendaftar SabangMerauke secara keseluruhan mencapai 1.125 orang. Adik- adik yang mendaftar sebagai ASM berjumlah 853 orang, pendaftar KSM berjumlah 235 orang, dan pendaftar FSM sejumlah 37 keluarga.

Pada tahun 2017, salah satu kisah SabangMerauke terpilih sebagai Good Story of The Year mewakili Indonesia yang diselenggarakan oleh Our Better World dari Singapore International Foundation (SIF). Di masa depan, SabangMerauke berharap ingin terus menyebarkan lebih banyak cerita-cerita indah tentang keberagama dan toleransi di Indonesia. Mari bersama terus #merawattoleransi di Indonesia.

Ketentuan Program SabangMerauke

Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan oleh calon ASM, orang tua/wali, dan guru terkait dengan program SabangMerauke:

1. Program SabangMerauke diadakan pada 2—22 Juli 2018 yang berlangsung tidak dalam masa liburan sekolah. Program SabangMerauke tidak menyediakan pembelajaran dalam kelas sebagai ganti dari pelajaran yang tertinggal.

2. Adik SabangMerauke terpilih BERSEDIA tinggal bersama Famili SabangMerauke yang berbeda agama, suku, dan budaya.

3. Jika nantinya terpilih, semua ASM baru bisa bergabung dengan program SabangMerauke setelah mendapatkan surat izin resmi dari sekolah yang ditandatangani oleh kepala sekolah/wali kelas.

4. Semua ASM akan berangkat ke Jakarta sendiri tanpa ditemani oleh keluarga/guru. Pengantar hanya difasilitasi sampai bandara terdekat sebelum keberangkatan ke Jakarta.

5. Selama program, ASM akan mengikuti berbagai kegiatan luar ruangan dan akan memulai aktivitas sejak pagi hari dan mengakhirinya di petang hari. Dalam aktivitas ini ASM akan sering melakukan perjalanan dengan mobil atau moda transportasi umum lainnya dengan durasi yang bergantung pada keadaan lalu lintas Jakarta.

6. Semua ASM tidak dipungut biaya sedikit pun untuk mengikuti program SabangMerauke. Karena itu, jika ada pihak yang mengatasnamakan SabangMerauke dan meminta biaya tertentu maka dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan bukan berasal dari SabangMerauke dan penyelenggara tidak bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan olehnya.

7. Pihak SabangMerauke menanggung seluruh biaya keberangkatan ASM dan seluruh keperluan selama program, termasuk biaya transportasi pergi-pulang pengantar dari rumah ASM sampai ke bandara terdekat. Pengeluaran di luar program tidak ditanggung oleh penyelenggara. Penyelenggara memberikan tunjangan dalam bentuk uang kepada para ASM dalam perjalanan/transit yang disesuaikan dengan jarak tempuh tiap-tiap ASM.

Narahubung Pendaftaran:
Faisal Meinaldy (0812-8584-7071)
Reynold Hamdani (0878-8864-6234)
Email: sabangmerauke@outlook.com
www.sabangmerauke.id
bit.ly/sm_story
Twitter : @SabangMeraukeID
Instagram : @sabangmerauke
Facebook : SabangMeraukeID

baca pula:
Program SabangMerauke
SM3T

Comments

  1. Banyak yang belum tahu nih dengan kegiatan ini, padahal kegiatan nasional ya. Mungkin agak kurang prmosi nih kegiatan, semoga kian hari kian banyak yang tahu akan kegiatan ini dan semoga tujuan kegiatan ini tercapai

    ReplyDelete
  2. Aku baru tau ada program SabangMerauke ini, program yg bagus untuk menumbuhkan rasa toleransi dimulai sejak dini. Kadang memang bner, toleransi kadang tidak bisa selaras krna blm ada keinginan untuk saling mengenal.
    Thanks infonya mba.

    ReplyDelete
  3. saya baru tahu nih kegiatan ini
    sangat bagus ya
    tapi sepertinya banyak yg belum tahu ya
    nanti saya coba share infonya ke teman teman
    mana tahu ada yang punya anak tuk bisa ikut kegiatan ini

    ReplyDelete
  4. Dengan program ini akan menambah ilmu serta pertemanan yang banyak ya. Apalagi bisa dapet pengalaman yang luar biasa bersama sama

    ReplyDelete
  5. Program kayak gini tuh beneran bikin wawasan jadi lebih nambah dan pastinya nambah temen juga. Saya sendiri baru tau adanya program ini. Terima kasih udah mengulas tentang program ini di blognya ya mbak :)

    ReplyDelete
  6. wwoo... harus di share ini, biar adik-adik yang bener-bener berkualifikasi bisa ikut, coba pas masa sekolah dulu tau tentang ini. hiks T_T

    ReplyDelete
  7. program yang sangat mendidik bagi adek adek untuk bisa bersosialisasi, belajar berorganisasi dan menambah ilmu dan menambah pengalaman. mesti dishare nih

    ReplyDelete

  8. Kalau di SMA daerah saya ada beberapa pelajar dari daerah pelosok, katanya pertukaran pelajar gitu. Dan mereka susah sekali beradaptasi dengan lingkungan disini. 😊

    Programnya bagus, semoga bermanfaat untuk para pesertanya ya.

    ReplyDelete
  9. ingat banget waktu SMA dan kuliah dulu ada juga kegiatan pertukaran pelajar dan mahasisswa tapi ke luar negeri. seru banget kegiatannya. dan sekarang sudah ada sabangmerauke yang pastinya enggak kalah seru. belajar kebudayaan daerah lain sangat menyenangkan juga pastinya apalagi indonesia terdiri dari beragam suku dan bangsa. yang paling seru itu pas tinggal di rumah orang tua asuh itu, duh kalau programnya udah selsai rasanya enggak mau pisah

    ReplyDelete
  10. Wah program yang sangat bagus ini mah, jadi emang perlu banget memulai ajaran toleransi dan belajar hal baru dengan banyak perbedaan latar belakang sedini mungkin, jadi pertukaran tak usah menunggu sma atau pas kuliah aja, suka banget, coba aja kalo di jabodet mau deh jadi kakaksabangmerauke hehe :3

    ReplyDelete
  11. Tuh yuuk yg muda-muda silakaan ini kesempatan besar loooh

    ReplyDelete
  12. INI PROGRAMNYA KEREN BANGET DAN AKU BARU TAU :'(

    Baca ini aku jadi ingat Sekolah Kita Rumpin, dulu aku sempat gabung jadi Kakak Kita di sana. Konsepnya serupa tapi tak sama kayaknya ya. Cuma, dulu di SKR itu Kakak Kita gak dibatasi minimal kuliah semester dua. Pas zamanku gabung, ada juga anak SMA-nya. Duhlah jadi kangen deh ikut ginian lagi.

    Semoga sukses terus programnya!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbak...akujuga baru tahu. Andai kegiatan ini ada dari dulu dan aku tahu pasti seru

      Delete
  13. Mauuu dunk programnya untuk adek ku.. kelas 1 smu Dan kelas 3 smp. Mereka suka ikut program begini apalagi dhanty udah kemana Mana tuh. Asyek segera kuinfokan ah. Biar nambah pengalaman

    ReplyDelete
  14. seru ya jadi pelajar jaman sekarang, ada program saban merauke yag pastinya bakal jadi pengalaman berharga kalau terpilih

    ReplyDelete
  15. Apapun programnya semoga memberikan nilai positif buat adik2 pelajar untuk bisa menjadi generasi yang berpendidikan..juga mulia agar kelak dalam mbimbing bangsa ini..

    ReplyDelete
  16. Bagus ini. Selama ini biasanya banyak yg tahu program kapal nusantara. Ternyata ada juga ya seperti Sabang Merauke ini. Semoga partisipannya lebih banyak dan meluas ya tahun ini. Soalnya kegiatan seperti ini beneran bagus dalam membangun wawasan kebangsaan. Apalagi kalau ada feedback begini.

    ReplyDelete
  17. Bagus ya programnya, kalo seandainya aku masih muda dulu (sok tua. haha) suka banget aku ikutan program kayak gini. sukses terus deh ...

    ReplyDelete
  18. Programnya bagus euy. Memang sih kadang-kadang rasa tidak suka itu muncul karena kurang mengenal satu sama lain. :)

    ReplyDelete
  19. Andai masih pelajar, pengen deh ikutan program sebagus ini. Bisa kasih banyak ilmu baru. :)

    ReplyDelete
  20. Pengen ikut tapi tumburan sama kuliah.. Huhuhu

    ReplyDelete
  21. Ini progrma emang bagus banget, dulu sempet pengen ikut tapi gak kesampean.... hehe
    semangat buat yang ikutan ya...

    ReplyDelete
  22. Sayangnya diriku dah emak2
    Acara bagus ini tapi aku baru dengar loh,

    ReplyDelete
  23. Aku baru tau ada program ini. sayang nya udah bukan pelajar lagii.. >,<

    ReplyDelete
  24. kayak nya keren yaa.. bisa kumpul bareng, sambil belajar dari seluruh pelajar indonesia.. semoga kegiatan ini terus berlanjut yaa..

    ReplyDelete
  25. Good program. Cuma klo tinggal dgn family SM yg beda agama agak gimana ya?

    ReplyDelete
  26. Singkatannya keren, programnya pun keren. Semoga banyak yang daftar ya

    ReplyDelete
  27. wah mantap juga nich program pertukaran pelajar diseluruh Indonesia, biar Indonesia makin pintar dan merata pendidikannya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…