Langsung ke konten utama

Time


Jam dalam bahasa Inggris dari pagi sampai malam hanya dihitung sampai 12 jam.
AM : Ante Meridium (12.00 malam-12.00 siang)
PM : Post Meridium (12.00 siang-12.00 malam)

Sistem penyebutan jam ada dua:
1.     British
2.    American

A.   British
Dalam sistem penyebutan jam british, jam dikatakan lewat hanya batas 30 menit dan bila lebih dari tiga puluh menit, dikatakan kurang untuk jam berikutnya.
03.10     jam tiga lewat sepuluh menit
03.15     jam tiga lewat lima belas menit  
03.30     jam tiga lewat tiga puluh menit
03.46     jam empat kurang empat belas menit

Istilah yang digunakan dalam “time”
15 menit  : a quarter
45 menit : a quarter
30 menit : a half
Lewat     : past
Kurang    : to
Menit      : minute (s)
Tepat     : o’clock
Pada jam  : at

06.00      : at six o’clock
06.11       : at eleven minutes past six
06.15      : at a quarter past six
06.29      : at twenty nine minutes past six
06.30      : at a half past six
06.42      : at eighteen minutes to seven
06.45      : at a quarter to seven
06.59      : at one minute to seven


B.    American
Dalam sistem penyebutan American, membaca jam langsung dengan menyebut angka yang tertera. Seperti misalnya:

06.00      : at six o’clock
06.11       : at six eleven
06.15      : at six fifteen
06.29      : at six twenty nine
06.30      : at six thirty
06.42      : at six forty two
06.45      : at six forty five

Komentar

  1. Ok. I'm ready teacher. Time is money, and money is what I neeed now. Hehehe.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaftaran SabangMerauke 2018

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.
Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.
Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada ses…

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…