Langsung ke konten utama

Sentence

(kalimat)

Sentence is a group of word that makes a complete sense. Kalimat adalah sekelompok kata yang membuat arti yang sempurna.

Ada lima macam kalimat:
1.     Simple sentence                             : Kalimat sederhana
2.    Compound sentence                        : Kalimat majemuk setara
3.    Complex sentence                           : Kalimat majemuk bertingkat
4.    Conditional sentence                      : Kalimat pengandaian
5.    Direct and indirect sentence         : Kalimat langsung dan tak langsung

Simple sentence is a sentence that has a finite verb and there is only one idea in it.
Kalimat sederhana adalah sebuah kalimat yang mempunyai sebuah kata kerja utama dan terdapat hanya satu gagasan/maksud.

Example:
1.     I eat the apple.
2.    Do you eat the apple?
3.    They didn’t eat the apple.
4.    Give me the apple, please.
5.    Don’t leave me!

Compound sentence is two or more simple sentence which are joined by a conjunction or conjunctions and there are two (or more) ideas in it. Compound sentence adalah dua atau lebih kalimat sederhana yang digabungkan oleh sebuah kata penghubung atau kata penghubung- kata penghubung dan ada dua (atau lebih) gagasan di dalamnya.

Example:
1.     I eat the apple and they drink the sprite.
2.    Do you read a novel or do you read a magazine?
3.    I don’t buy the apple because you don’t like it .


Complex sentence is a sentence with has a principle clause and one or more subordinate clause. Complex sentence adalah sebuah kalimat yang mempunyai sebuah induk kalimat dan satu atau lebih anak kalimat.

Induk kalimat    : main clause/ principle clause
Anak kalimat     : subordinate clause/ independence clause

There are three kinds of subordinate clause:

1.     Adjective clause
2.    Adverb clause

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendaftaran SabangMerauke 2018

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.
Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.
Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada ses…

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…