Skip to main content

RPP Present Tense

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Satuan Pendidikan  : SMP
Mata Pelajaran                   : Bahasa Inggris
Kelas/Semester                  : VIII/2
Materi Pokok                     : Present Tense
Alokasi waktu                   : 2 x 40 menit (buat dua rpp saja fokus salah satu)

A.    Kompetensi Inti
KI 1
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI 2
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4
Mengolah,  menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.     Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7
Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan/ tindakan/kegiatan/ kejadian yang dilakukan/terjadi secara rutin atau merupakan kebenaran umum, sesuai dengan konteks penggunaannya.
3.7.1
3.7.2
3.7.3
Mengidentifikasi struktur teks
Menjelaskan fungsi sosial
Menggunakan unsur kebahasaan
(diperjelas)
4.7
Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis sangat pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait keadaan/ ndakan/ kegiatan/ kejadian yang dilakukan/terjadi secara rutin atau merupakan kebenaran umum, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
4.7.1


4.7.2
Menggunakan kalimat present tense untuk memberi informasi

Menggunakan kalimat present tense untuk meminta informasi
(diperjelas)

C.     Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatan scientifik peserta didik mampu menerapkan dan menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan  memberi dan meminta informasi terkait keadaan/tindakan/kegiatan/kejadian yang dilakukan/terjadi secara rutin atau merupakan kebenaran umum, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

D.    Materi Pembelajaran
·   Fungsi sosial
Menjelaskan, mendeskripsikan
·   Struktur teks
-    Memulai
-    Menanggapi (diharapkan/di luar dugaan)
·   Unsur kebahasaan
-    Kalimat deklaratif dan interogatif dalam Simple Present Tense.
-    Adverbia: always, often, sometimes, never, usually, every
-    Nomina singular dan plural dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb.
-    Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan
·   Topik
Daily routine

E.     Metode Pembelajaran
Scientific Approach

F.      Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1.      Media                              : Gambar, PPt, LKPD
2.      Alat                                 : Laptop, LCD
3.      Sumber Pembelajaran      :

G.    Kegiatan Pembelajaran

1.      Kegiatan Pendahuluan
Alokasi Waktu
·      Menyiapkan peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran seperti berdoa, absensi, dan menyiapkan buku pelajaran.
·      Memotivasi peserta didik secara kontekstual sesuai dengan manfaat pembelajaran mengenai kegiatan sehari-hari.
·      Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan materi yang akan dipelajari.
·      Menjelaskan tujuan pembelajaran yang harus dicapai dan menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan.
5 menit
2.      Kegiatan Inti

·         Mengamati gambar terkait kegiatan sehari-hari.
·         Membaca sebuah paragraph terkait kegiatan sehari-hari.
·         Menjawab pertanyaan berdasarkan paragraph yang dibaca.
·         Mengisi dialog rumpang dengan informasi kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh peserta didik.
·         Secara berpasangan, menggunakan kalimat present tense untuk meminta dan memberi informasi terkait kegiatan sehari-hari berdasarkan gambar yang diberikan.
·         Secara berpasangan, menggunakan Adverbia: always, often, sometimes, never, usually, every berdasarkan gambar yang diberikan.
·         Masing-masing peserta didik menulis sebuah paragraph terkait kegiatan sehari-hari yang mereka lakukan.
70 menit
3.      Kegiatan Penutup

·      Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran: Well, class, you have done a very good job today. Most of you are active. I hope next time, all of you involve in the interaction. How do you feel during the lesson? Is there anyone want to say something?
·      Menyimpulkan apa yang dipelajari hari ini
·      Menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya
5 menit


H.    Penilaian
1.      Penilaian Kompetensi Sikap
a.       Sikap yang menjadi fokus penilaian adalah
b.      Jurnal Penilaian Sikap
No
Hari dan tanggal
Nama Peserta Didik
Kelas
Kejadian/ prilaku
Butir Sikap
Kategori
Tindak Lanjut
+
-




























2.      Penilaian Kompetensi Pengetahuan
No
IPK
Teknik
Bentuk
Instrument






Rubrik Penilaian
No soal
Jawaban
Skor















Total



3.      Penilaian Kompetensi Keterampilan
Rubrik Penilaian Speaking
No
Butir Sikap
Deskripsi
Perolehan skor
1.
Pengucapan
5 = Hampir sempurna
4 = ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
3 = ada beberapa kesalahan dan mengganggu makna
2 = banyak kesalahan dan mengganggu makna
1 = terlalu banyak kesalahan sehingga sulit dipahami

2.
Struktur kalimat
5 = Hampir sempurna
4 = ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
3 = ada beberapa kesalahan dan mengganggu makna
2 = banyak kesalahan dan mengganggu makna
1 = terlalu banyak kesalahan sehingga sulit dipahami

3.
Intonasi
5 = Hampir sempurna
4 = ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
3 = ada beberapa kesalahan dan mengganggu makna
2 = banyak kesalahan dan mengganggu makna
1 = terlalu banyak kesalahan sehingga sulit dipahami

4.
Pemahaman
5 = sangat memahami
4 = memahami
3 = cukup memahami
2 = kurang memahami
1 = tidak memahami


Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran SabangMerauke 2018

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.
Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.
Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada ses…

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…