Skip to main content

Degreess of Comparison


(PERBANDINGAN)
Degrees of comparison (perbandingan) dalam bahasa Inggris dibagi menjadi 3:

1)    Positive degree = tingkat biasa

2)   Comperative degree = tingkat lebih

3)   Superlative degree= tingkat paling

SISTEM PERUBAHAN ADJECTIVE

Ada beberapa cara dalam memahami perubahannya antara lain:

ü  Untuk adjective yang terdiri dari 1 atau 2 suku kata:

com (comperative) = adj + er

sup (superlative) = the + adj + est

tebal  thick
lebih tebal  thicker
paling tebal  the thickest

besar  big
lebih besar  bigger
paling besar  biggest

arti
pos-deg
com-deg
sup-deg
tebal
thick
thicker
the thickest
besar
big
bigger
the biggest
tinggi
tall
taller
the tallest
pendek
short
shorter
the shorthest
baru
new
newer
the newest
tua/lama
old
older
the oldest
muda
young
younger
the youngest
jelek
ugly
uglier
the ugliest
bahagia
happy
happier
the happiest
pintar
clever
cleverer
the cleverest

ü  Untuk adjective yang lebih dari 2 suku kata:

com :      more + adj
sup  : the most +adj

sulit  difficult
lebih sulit  more difficult
paling sulit  the most difficult

rajin  diligent
lebih rajin  more diligent
paling rajin  the most diligent

arti
pos-deg
com-deg
sup-deg
sulit
difficult
more difficult
the most difficult
rajin
deligent
more deligent
the most deligent
mengagumkan
wonderful
more wonderful
the most wonderful
pintar
intelligent
more intelligent
the most intelligent
menarik
interesting
more interesting
the most interesting
penting
important
more important
the most important
cantik
beautiful
more beautiful
the most beautiful



EXCEPTIONAL
(pengecualian)

baikgood
lebih baikbetter
paling baikthe best

sehatwell
lebih sehatbetter
paling sehatthe best

sedikitlittle
lebih sedikitless
paling sedikitthe least



arti
pos-deg
com-deg
sup-deg
baik/sehat
good/well
better
the best
buruk/sakit
bad/ill
worse
the worst
banyak
much/many
more
the most
sedikit
little
less
the least
lambat
late
later
the last
jauh
far
farther
the farthest


Catatan
Untuk sifat setara maka menggunakan “as...as”

tinggi tall
sama tinggi  as tall as

muda  young
sama muda  as young as



Penggunaan dalam kalimat

1.    Positive degree
as..adj.. as (+)
so..adj.. as  (-)

Example:
Meta sama tinggi dengan Tiara
(+) Meta is as tall as Tiara
(?) Is Meta as tall as Tiara?
(-) Meta is not so tall as Tiara

Bentuk pertanyaan

1)    Are you as young as your brother?
No, I am not so young as my brother.

2)   Are you as beautiful as your mother?
No, I am not so beautiful as my mother.

3)   Is your father as tall as your sister?
Yes, my mother as tall as my sister.


2.    Comperative degree (than)
Dalam kalimat, comparative (lebih) diikuti kata “than” (daripada)

Example:
Ardi lebih tinggi daripada Daurez.
(+) Ardi is taller than Daurez
(?) Is Ardi taller than Daurez?
(-) Ardi is not taller than Daurez.

Bentuk pertanyaan

1)      Are you more beautiful than your sister?
(-) No, I am not more beautiful than my sister.
(+) Yes, I am more beautiful than my sister.

2)      Which is bigger a cat or a mouse?
A cat is bigger than a mouse.


3.    Superlative degree (of)
Untuk superlative, kata yang digunakan sebagai pelengkap kalimat perbandingannya adalah kata “of”.

Example:
Tya paling muda dari Tiara dan Meta.
·        Tya is the youngest of the three
·        Tya is the youngest of all

Bentuk pertanyaan

1.      Which is the most beautiful, your sister, your mother, your aunt or your grandmother?
      My sister is the most beautiful of all.

2.      Which is the smallest, an ant, a fly, or a louse?
      A louse is the smallest of the three.

Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran SabangMerauke 2018

Pendaftaran program dibuka selama 2 Februari - 31 Maret 2018.
Program SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan. SabangMerauke akan mengajak anak-anak terpilih dari berbagai penjuru nusantara untuk merantau selama tiga minggu di Jakarta serta beraktivitas dengan kakak dan famili yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Diharapkan, para peserta dapat meresapi nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan sehingga mampu mengamalkannya dengan menjadi duta perdamaian sekembalinya ke daerah asal masing-masing.
Peserta program terdiri dari Adik SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM). Kurikulum program disusun untuk memperkaya pandangan dan pengalaman para ASM, KSM, dan FSM terkait keberagaman yang ada di Indonesia. Tujuannya, tak lain adalah untuk menanamkan rasa toleransi pada ses…

SM3T

SM3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal adalah program yang digagas untuk membantu pemenuhan kekurangan tenaga pendidik di daerah tersebut. Program ini diperuntukkan bagi sarjana kependidikan yang belum lama diwisuda. Selain dari membantu pemenuhan tenaga pendidik, program ini juga bermaksud menciptakan guru generasi baru yang cerdas, mandiri, dan tangguh.
Selain dari segi pendidikan program SM3T juga merupakan program budaya. Program SM3T dimaksudkan sebagai sarana saling mengenal antar suku bangsa. Karena itulah ada sistem silang, yakni sarjana yang lulus program SM3T akan ditempatkan ke daerah sasaran SM3T yang jauh dari daerah asalnya. Yang berasal dari timur, diutus ke barat. Yang berasal dari barat diutus ke timur. Kira-kira begitulah sistemnya.
Berikut daerah sasaran SM3T tahun 2016.

Silang budaya menjadi data tarik tersendiri dari program SM3T. Di mana kebanyakan peserta tes SM3T mengaku ikut SM3T karena ingin merasakan silang budaya seperti i…

Susunan tempat duduk bentuk tapal kuda

Susunan tempat duduk peserta didik adalah salah satu bagian dari manajemen kelas. Banyak hasil penelitian yang telah membuktikan pengaruh tempat duduk terhadap prestasi peserta didik itu benar adanya. Ada berbagai cara susunan tempat duduk yang biasa digunakan di dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar. Dan pilihan bagaimana susunan tempat duduk tentu ditentukan oleh gurunya.
Setiap guru sudah pasti memiliki gaya tersendiri dalam mengajar. Tapi, kebanyak guru akan tetap memilih susunan tempat duduk yang sudah ada. Mungkin karena hal ini memang pilihan yang mudah. Terlebih, waktu yang tersedia kadang tidak cukup jika materi yang akan diajarkan sedang banyak.
Terkadang tak ada salahnya sesekali mengubah susunan tempat duduk peserta didik. Meski memakan beberapa waktu. Saya suka mengganti-ganti susunan tempat duduk karena mereka butuh variasi. Dan susunan tempat duduk favorit saya ada bentuk tapal kuda atau bentuk U.
Berdasarkan pengalaman saya, susunan bentuk tapal kuda ini efektif un…